JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Sejumlah guru SD Islam Terpadu Asy-Syifa, Kota Jambi, yang diberhentikan pihak yayasan, menuntut dikeluarkannya pesangon. Mereka minta haknya dikeluarkan 100 persen.
Diungkapkan Sri Wahyuni, salah satu guru SDIT Asy-syifa yang diberhentikan mengatakan, ada pertemuan mediasi yang dilakukan pihak yayasan dan sejumlah guru yang diberhentikan.
Tadi memang ada pertemuan. Saya kebetulan tidak bisa hadir, karena baru habis melahirkan, kata Sri, Jumat (27/7).
Lebih lanjut Sri menyebutkan, meski tidak ikut dalam mediasi, dirinya diberi tahu temannya tentang hasil mediasi. Hasilnya pihak yayasan masih belum bersedia untuk megeluarkan pesangon 100 persen.
Kami cuma mau hak kami dikeluarkan, pesangon harus dikeluarkan 100 persen. Tadi informasi dari teman, pihak yayasan hanya mau membayar 50 persen, imbuhnya.
Sri menyebutkan, jika pihak yayasan tidak menyanggupi, maka, pihaknya akan melanjutkan perkara ini ke pengadilan. Ada rencananya mau masuk kepengadilan, ujarnya. (hfz)
