JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Sepekan terakhir harga ayam di pasar tradisioanal Kota Jambi melonjak naik. Bahkan tembus diangka Rp 60 ribu per kilo gram. Hal tersebut terpantau di pasar tradisonal angso duo, Kota Jambi.
Tingginya harga daging ayam tersebut, kini mulai berdampak. Sejumlah ampera dan rumah makan di Kota Jambi mulai menaikan harga nasi ayam.
Rumah makan yang bisanya menjual nasi ayam Rp 15 ribu per bungkus, kini terpaksa membandrol nasi ayamnya Rp 18 ribu per bungkus.
Yati (61) pemilik Rumah Makan Shincan yang sudah berdiri sejak tahun 1999 ini mengatakan, perubahan dari naiknya harga ayam ini hanya pada harga perpotong saja, namun tidak merubah besar potongan ayam.
Saya tetap jual seperti biasa, 1kg jadi 7 potong. Itu tidak berubah, katanya, (22/7).
Kenaikan harga ayam dirumah makan milik Yati hanya untuk sementara, sampai harga ayam dipasaran kembali normal. Yati mengaku, selama harga ayam naik ia pun menaikkan harga nasi ayam per bungkus yang biasa Rp15 ribu menjadi Rp 18 ribu.
Sementara saja, nanti kalo ayam sudah normal ya harganya seperti biasa. Imbuhnya. (mg1/mg9)
