JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Pengamat politik lainnya, Doni Yusra Pebrianto juga tidak memungkiri perebutan suara ada di Kerinci Hilir bila head to head terjadi. Dengan peta duel Mudik dan Tengah yang menjadi wilayah basis massa sukar untuk digoyang.
Kuncinya tentu ada di Hililir. Mudik dan Tengah, masing-masing bakal pasangan calon dikenal memiliki kekuatan yang kuat di basis massa, katanya.
Kuncinya siapa yang dapat berkuasa di wilayah Kerinci Hilir. Jika berkaca gambaran Pilkada lalu, suara Murasman yang merupakan ayah kandung Monadi dan Adi Rozal hampir berimbang. Saat ini semua sangat berpotensi menguasai hilir, baik Monadi-Edison ataupun Adirozal-Ami Taher, ucapnya.
Semua itu, kata Doni, bisa dipengaruhi melalui program yang ditawarkan kedua bakal calon. Misalnya terhadap pemanfaatan pariwisata yang ada di kerinci hilir yang selama ini terkesan carut marut pengelolaannya.
Program-program pro rakyat khususnya terhadap pemberdayaan UKM dalam rangka mengurangi angka pengangguran juga bisa menjadi salah satu program yang bisa ditawarkan, jelasnya.
Dosen Universitas Jambi (Unja) ini menyebutkan, perebutan basis massa juga terbilang sengit dan harus sangat berhati-hati. Mengingat prediksi Adirozal-Ami Taher sudah menunggu di basis massa yang sama dengan Monadi-Edison.
Peluang bakal pasangan calon ini sangat bergantung kepada kepiawaian merebut suara di luar basis massanya. Kedua pasangan ini tidak boleh terlena dan hanya terfokus ke basis massa saja, ucapnya.
Untuk menggarap dukungan Hilir, Monadi masih bisa menggunakan nama besar Murasman yang juga terkenal kuat dan mengakar. Namun harus diingat, program kerja tetap harus terukur dan realistis sehingga mampu merebut simpati pemilih. Jadi harus menjual program yang masuk akal dan teukur, katanya.
Pengamat Politik Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli menambahkan, Kerinci Hilir, kata Hadi, akan menjadi penentu kemenangan Adirozal-Ami Taher maupun Monadi Zainal. Selain peterungan menjadi terbuka, Hilir memiliki pemilih terbesar. Hilir yang akan menjadi penentu kemenangan, siapa yang melebarkan suaranya itu yang menang, ungkapnya.
Sehingga figur Adirozal dan Monadi harus bisa menjadi magnet untuk mendapatkan simpati masyarakat. Keduanya tidak bisa berharap banyak dengan Ami Taher dan Edison untuk bisa mencuri simpati pemilih.
Kalau berharap penuh dari Ami Taher dan Edison, saya kira agak susah. Karena kita pernah lihat hasil survey sebelumnya Ami Taher masih lemah, Edison apalagi. Maka Adirozal dan Monadi yang harus bertarung penuh, bebernya. (aiz)
