iklan Sy Fasha - Abdullah Sani.
Sy Fasha - Abdullah Sani.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei peta profil calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi 2018. Survei ini dilakukan Indo Barometer pada 3-7 Desember 2017 kemarin.

Dalam survei ini, Indo Barometer menempatkan Fasha dnegan tingkat kepuasan 85,5 persen. Angka ini berbaring jauh dengan kepuasan terhadap Abdullah Sani 61,1 persen.

"Fasha cukup kuat, tingkat kepuasan dan kinerja diatas 80 persen, wajar elektabilitas diatas 60 persen, selera masyarakat sama dengan kriteria yang melekat di Fasha," ujarnya.

Tapi pada pertanyaan alasan memilih calon Walikota diajukan ke responden, Sani unggul di sisi merakyat dengan persentase Sani 51,7 persen dan Fasha 48,3 persen. Namun dari sisi lainnya Fasha unggul telak meninggalkan Abdullah Sani.

Misalnya, Pasha lebih terbukti dengan angka 100 persen dan Sani 0 persen. Negri juga pada membawa perubahan Fasha unggul 86,2 persen dan Sani 13,8 persen.

Berikutnya sisi kinerja bagus, Fasha 100 persen dan Sani 0 persen. Kemudian dari sisi ketegasan Fasha unggul di angka 95,8 persen dan Sani hanya 4,2 persen.

"Di sisi merakyat, Sani hanya unggul tipis dari Incumbent. Dan itu tidak terlalu mempengaruhi, masyarakat tetap melihat kinerja, sudah terbukti dan kepuasan," ujar Hadi Suprapto, Peneliti Indo Barometer.

Sementara itu, Direktur Utama Fasha Center, H Rahman menanggapi jika hasil survei tentu menjadi pedoman untuk melakukan eveluasi dan acuan untuk melakukan analisa.

"Apapun hasil survei tentu itu kita jadikan pedoman untuk intopeksi diri dan juga kita jadikan sebagai tolak ukur agar kita tetap bekerja, kami akan tetap bersosialisasi. Merakyat tidak merakyat tak bisa dilihat dari hasil survei," ujarnya.

Senada, Direktur Strategi Pemenangan Fasha Center, Joni Ismed menyebutkan setinggi apapun hasil survei tak akan membuat mereka terlena.

"Apapun hasil survei kita akan tetap bekerja, jadi sekecil apapun kekurangan kita, akan kita perbaiki. Kami tetap bekerja ada musuh maupun tidak ada musuh, sekali lagi kita tegaskan hasil survei acuan kita untuk menganalisa," pungkasnya. (aiz)


Berita Terkait



add images