iklan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) bersama dengan puluhan kepala sekolah SD sekota Jambi.
Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) bersama dengan puluhan kepala sekolah SD sekota Jambi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) kemarin (7/8) menggelar pertemuan dengan ratusan kepala sekolah SD, SMP dan SMA di Kota Jambi.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di ruang rapat utama kantor walikota Jambi tersebut SAH mengapresiasi semangat pengabdian para kepala sekolah dalam memajukan dunia pendidikan provinsi Jambi.

"Saya menyampaikan hormat atas pengabdian dan dedikasi para kepala sekolah SD, SMP dan SMA di Jambi yang tiada henti berusaha memajukan kualitas anak didik di sekolahnya. "

Atas penghormatan ini SAH meyampaikan kesiapannya untuk menambah alokasi beasiswa PIP untuk murid sekolah dasar maupun menengah di Kota Jambi.

"Atas rasa hormat saya akan pengabdian dan dedikasi para guru dan kepala sekolah, saya siap untuk menambah alokasi beasiswa PIP untuk semua tingkatan sekolah di kota Jambi. "

Hal ini ia lakukan agar ada peningkatan kesejahteraan pendidikan dasar dan menengah di kota Jambi, sehingga memudahkan tugas guru dan kepala sekolah untuk melakukan pembinaan kepada para murid di sekolahnya masing - masing.

Dalam acara yang juga dihadiri walikota Jambi Sy Fasha dan kepala dinas pendidikan Kota Arman tersebut, anggota Fraksi partai Gerindra DPR RI tersebut juga mengaku lagi memperjuangkan beberapa sekolah di provinsi Jambi menjadi sekolah model atau sekolah percontohan.

"Sekarang saya lagi memperjuangkan beberapa SD di Kota Jambi untuk menjadi sekolah model atau sekolah percontohan dan terus menambah sarana dan prasarana sekolah yang ada di Kota dan di Provinsi Jambi. "

Menurut anggota dewan yang populer di kalangan dunia pendidikan nasional ini sekolah model merupakan contoh ideal bagi sebuah sekolah melaksanakan fungsi edukasi.

"Sekolah model tentunya akan dilengkapi dengan sarana prasarana yang unggul baik itu gedung, aula, labor dan tenaga guru yang berstandar internasional. "

Karena menurutnya dengan adanya sekolah model ini akan bisa merangsang kebijakan pembangunan sekolah yang berkualitas di suatu daerah.

"Perubahan itu terkadang membutuhkan contoh, dan sekolah model inilah yang kita jadikan percontohan," tegasnya. (*/wan)

 

Berita Terkait



add images