JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Menjelang pemilu 2019 ini partai Gerindra ternyata banyak dilirik tokoh potensial di provinsi Jambi untuk bergabung menyuarakan semangat Indonesia Raya.
Seperti mantan Ketua DPC partai Demokrat yang juga mantan anggota DPRD Batanghari Jasasila, SE.ME, .
Lalu ada Isfan gustiawan mantan bendahara PKS tebo periode lalu serta Pirosman Syam yang pernah menjadi Bendahara DPD PAN Merangin yang semuanya menyatakan akan bergabung ke dalam partai Gerindra.
Bahkan beberapa tokoh lainnya yang pernah memiliki nama besar di birokrasi, dunia usaha serta sosial lainnya juga memilih bergabung dengan partai bergambar burung garuda tersebut.
Partai Gerindra sendiri melalui Sutan Adil Hendra (SAH) selaku ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi menilai positip ketertarikan para tokoh tersebut.
Bahkan pimpinan Komisi X DPR RI itu mengatakan ini bergabungnya para tokoh muda yang potensial dan energik ke dalam Gerindra merupakan bentuk idealisme mereka untuk menyelamatkan Indonesia.
" Sekarang orang melihat rakyat Indonesia menginginkan perubahan dalam kehidupan politik bangsa ini, dimana kesadaran ini lahir dari carut marutnya keadilan di semua aspek kehidupan baik ekonomi, hukum dan budaya bangsa."
Karena kondisi kekayaan alam Indonesia perlu dikelola sebesar - besarnya untuk kemakmuran rakyat sebagaimana amanah Pasal 33 UUD 1945. Dan masyarakat sadar pemimpin yang memahami ini adalah pak H.Prabowo Subianto, ujar pria yang masih menjabat ketua DPD HKTI Provinsi Jambi tersebut.
Dari kondisi inilah menurutnya masyarakat menilai Gerindra partai yang paling konsisten dalam menyuarakan perbaikan serta perubahan bangsa Indonesia menjadi lebih baik sejajar dengan bangsa lain di dunia.
Bentuk kesadaran inilah yang akhirnya membuat para tokoh muda potensial tersebut memilih bergabung dengan partai Gerindra, jelas orang dekat H.Prabowo Subianto tersebut.
Fenomena bergabungnya para tokoh tersebut ke Gerindra dinilai pengamat politik dari Bandar Lampung Chabdra wiguna sebagai bentuk keyakinan mereka akan masa depan politik partai besutan mantan danjen kopasus tersebut.
" Para tokoh inikan sudah jenuh akan situasi dan mereka menginginkan perubahan, dan sekarang tanda - tanda perubahan itu ada pada Gerindra, tandasnya. (*/wan)
