iklan Walikota Jambi, Sy Fasha.
Walikota Jambi, Sy Fasha.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Kondisi Gentala Arasy kini sangat memprihatinkan. Sebagian dari bangunannya sudah mengalami kerusakan, bahkan ada bangungan yang sudah retak dan nyaris ambruk. Hingga saat ini belum ada perbaikan dari Pemerintah.

Meski lokasinya berada dalam Kota Jambi, namun aset tersebut diketahui masih dimiliki Pemerintah Provinsi Jambi. Pemerintah Kota Jambi tidak memiliki kewenangan memperbaiki icon kebanggaan Provinsi Jambi tersebut.

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengatakan,  hingga saat ini Gentala Arasy masih milik Pemerintah Provinsi Jambi. Kata Fasha, pihaknya hanya ikut menikmati dengan adanya Gentala Arasy tersebut.

Bukan Aset Pemkot. Kami tidak merasa memiliki Gentala Arasy itu, kata Fasha, Senin (24/7).

Oleh karena itu sebut Fasha, Gentala Arasy itu tidak bisa disentuh oleh Pemerintah Kota Jambi.  Banyak pedagang kaki lima di dalamnya, banyak kerusakan tidak bisa kami sentuh, karena itu bukan asset kami, imbuhnya.

Fasha menjelaskan, dari zaman Gubernur HBA, aset tersebut tetap punya Provinis Jambi. Hanya saja, kala itu HBA pernah menyampaikan kepadanya, jika Gentala Arasy selesai dibangun, maka pengelolaannya akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Jambi.

Saat itu ia hanya menyarankan Pemkot membuat surat. Suratnya sudah kami layangkan sejak zaman HBA, tapi tingkat bawah bagian asetnya tidak memproses hal tersebut. ganti Gubernur lagi Pj Irman, saya buat lagi surat. Tidak ada juga jawaban dari Aset sampai detik ini, jelas Fasha.

Diungkapakn Fasha, Perintah Kota Jambi sudah mempersiapakan rencana untuk pengelolan Gentala Arasy tersebut jika memang asetnya diserahkan kepada Pemerintah Kota. 

Tadinya saya pingin tiang-tiangnya di cat, buat batik, lantainya di pasang keramik. Kiri kanannya dibuat air mancur. Saya sudah buat desaignnya semua. Tapi kami tidak bisa melakukan itu, karena belum ada persetujuan untuk Pemerintah Kota Jambi melakukan pengelolaannya dari Gubernur, ungkapnya. (hfz)


Berita Terkait



add images