iklan dr. H. Maulana.
dr. H. Maulana.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Dr. H. Maulana. MKM ternyata memiliki kiat tersendiri dalam memenuhi undangan masyarakat untuk mengisi khutbah Jumat.

Kiat ini merupakan rangkaian persiapan yang ia lakukan dalam memberi khutbah, karena menurutnya ada perbedaan antara khutbah dan ceramah yang mengharuskan persiapan lebih baik di hadapan jamaah sidang Jumat tersebut.

"Khutbah Jumat memiliki perbedaan signifikan dengan ceramah biasa, yang jelas khutbah termasuk dalam rukun sholat jumat," katanya.

Hal ini menurut ketua ICMI kota berdasarkan kajian fiqih dimana disebutkan sholat jumat terdiri dari empat rakaat, dua rakaat khutbah dan dua rakaat lagi dari sholat. 

Berdasarkan itu Agung salah seorang staf yang sering mendampingi dr. Maulana mengatakan, bapak jika diminta sebagai khatib jumat selalu hati - hati dan memperhatikan diri dengan baik terhadap rukun - rukun khutbah Jumat dan proses pelaksanaan khutbah.

Menurutnya dalam hal ini suami dari dr. Hj. Nadiyah. Sp. OG itu setidaknya melakukan empat persiapan sebelum ke mesjid.

Seperti pertama, menyiapkan materi khutbah yang relevan dan sesuai dengan dinamika umat, sejuk namun bernilai bagi jamaah. 

Kedua, sebelum pergi ke mesjid untuk khutbah Jumat memperhatikan kesucian fisik seperti pakaian, memakai wangi - wangian dan juga mensucikan niat dengan banyak istifar.

Ketiga, Manajemen waktu agar datang tepat waktu dan penyampaian matero khutbah yang tidak terlalu panjang dan juga tidak terlalu singkat

Ke empat, Mengikuti Tsaqofah setempat, pak Maulana jika khutbah selalu mengikuti corak atau kebiasaan masyarakat setempat seperti azan dua kali, memakai tongkat ataupun yang lainnya.

Maka tak heran selain sebagai dokter pak Maulana dari dulu sering diminta untuk jadi khatib sholat Jumat oleh warga. (*/wan)


Berita Terkait



add images