JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - AIPTU Syahrial, Babinkamtibmas Polsek Jambi Selatan merupakan peraih juara 1 Lomba MTQ tingkat Polda Jambi. Beliau asih dalam melafalkan ayat-ayat suci Alquran.
Disela-sela tugasnya, pria kelahiran Palembang 17 Oktober 1975, ini kini menyempatkan diri diwawancarai wartawan jambiupdate.co.
Dia bercerita, masuk Polisi tahun 1998 melalui Bintara di Polda Sumatera Selatan. Setelah pendidikan, langsung ditempatkan di Polda Jambi. Selama di Jambi, sudah pernah bertugas di berbagai tempat. Bahkan, pernah dikirim ke Aceh tahun 2003 dalam rangka pemulihan keamanan.
"Selama di Aceh, kami bagian ngajar ngaji, pendekatan ke masyarakat. Memberikan pesan Kamtibmas. Bergabung dengan anggota disitu," ujar AIPTU Syahrial.
Selama 6 bulan, ayah dua anak ini kembali bertugas di Jambi di Polresta Jambi. Dia kemudian bertugas di Polantas. Tahun 2013 dirinya ditugaskan menjadi Babinkamtibmas Polsek Jambi Selatan hingga sekarang.
Menurutnya, dirinya belajar agama sejak kecil. Selain sekolah umum, dirinya juga aktif di Madrasah. Itu menjadi modal tersendiri baginya.
"Mulai dari SMP di kampung belajar ngaji. Sampai sekarang terus mendalami," bebernya.
Berbekal pengetahuan agama ini, warga RT 10 Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Pal Merah Jambi, memudahkan mendekatkan diri ke masyarakat. Pesan-pesan kepolisian disampaikan di sela-sela khutbah Jumat.
"Menjadi imam, saat Kultum menyampaikan pesan Kamtibmas. Jadi apa yang diminta pimpinan Polri bisa kita sampaikan melalui kegiatan keagamaan," jelasnya.
"Selama ini pesan kepolisian mudah diterima masyarakat. Kita juga mudah masuk dalam kegiatan hari besar juga," tuturnya.
Kedepannya, mudah-mudahan dengan kegiatan seperti MTQ di Polda Jambi berkelanjutan. Memotivasi rekan-rekan anggota Polri untuk rajin-rajin mendalami ilmu agama.
"Itu untuk bekal kito ke masyarakat dan di akhirat," katanya.
Dia juga tidak terlepas dari tugas pokok kepolisia. Dia menyebutkan sering menangkap pelaku kriminal. Namun, dilakukan bersama tim.
Menurutnya, keluhan yang sering disampaikan masyarakat terhadap dirinya cukup banyak. Diantaranya, narkoba, jambret dan umumnya kenakalan remaja. Dalam hal ini, kata Dia, peran Babinkamtibmas sangat penting.
Baginya, untuk memberikan pesan Kamtibmas ke masyarakat dirinya memberikan teladan yang baik. Tidak menggurui masyarakat, tetapi memberikan contoh yang baik. Itu nantinya yang akan dicontoh oleh masyarakat.
"Nanti kito melarang berjudi, tapi kito ketawo-ketawo bae. Kan dak baik. Kito harus berikan contoh yang baik lah intinyo," sebut pria yang hobi bermain bulu tangkis ini. (***)
