iklan Al Haris dan Khafid Moein.
Al Haris dan Khafid Moein.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Konstelasi politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Merangin 2018 mulai sengit. Sejumlah kandidat mulai menunjukan taringnya untuk menarik simpati masyarakat.

Ada beberapa nama yang digadang-gadangkan akan maju di pesta demokrasi lima tahunan itu, yakni Nalim, Al Haris dan Syukur, Fauzi Ansori, Khafied Moein, Salam.

Khafied Moein sendiri saat ini tercatat sebagai kader PDIP. Dengan raihan 4 kursi DPRD, tentu PDIP mengincar posisi nomor satu di Merangin. Buktinya, secara terang-terangan Khafied sudah menyatakan tekadnya maju kembali dalam Pilkada Merangin, namun bukan sebagai calon wakil melainkan calon bupati.

Artinya, sinyal positif perceraian  pasangan Harkad (Haris-Khafied) di Pilkada 2018 mendatang kian terang-benderang.

Isu yang bergulir di kalangan sebagian masyarakat bahwa Harkad saat ini tidak lagi akan berdampingan tentunya akan menjadi kesempatan bagi partai lain yang sudah mulai membuka pembicaraan politik. Jika melihat kombinasi partai antara keduanya yakni duet PDIP dan Golkar akan terpecah.

Kalau Allah memberi jalan, Insya Allah saya akan bertekad kembali untuk mengabdi bagi Kabupaten Merangin, dan mudahan kader PDIP kembali merebut kepemimpinan di Kabupaten Merangin. Saya minta doanya seluruh masyarakat Merangin, ungkap Khafied.

Saya mendaftar sebagai nomor satu, dan ini juga menjadi kebanggaan ada kader yang ingin maju. Berjuang memenangkan pilkada. Semoga tuhan meridhoi, tandasnya. (amn/aiz)


Berita Terkait



add images