JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Calon petahana Sy Fasha memang belum menentukan siapa pendampingnya di Pemilihan Walikota (Pilwako) Jambi 2018 mendatang. Tapi akhir-akhir ini, sejumlah nama bermunculan bakal dipinang menuju perebutan BH 1 AZ.
Dari Demokrat santer terdengar tiga nama yang dipersiapkan partai berlambang merci tersebut. Mereka adalah Efenddi Hatta, Zainal Abidin dan M Nasir. Peluang mereka cukup potensial karena sama-sama memiliki basis besar di Kota Jambi.
Muncul juga nama Maulana dan putra Absor yang kini menjadi jagoaan partai Gerindra. Saat ini keduanya tengah gencar-gencarnya melakukan konsolidasi dan bersosialisasi ke masyarakat.
Nama Ketua DPC PAN Kota Jambi, Zumi Laza juga sempat mencuat. Bahkan ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi menyambut baik wacana tersebut.
Lalu siapa yang layak dan dipilih Fasha? Pengamat Politik Jafar Ahmad mengatakan, berdasarkan survey Idea Institute yang dilakukan pada Maret 2017 pemilih sudah tersegmentasi. Ada tiga calon yang memiliki kans, mereka adalah Sy Fasha (52%), Zumi Laza (13%) dan Abdullah Sani (12%). Kemudian dari tiga nama itu hanya paling besar berada pada angka 2 %.
Dari survey pada Maret ada tiga calon yang surveinya berbeda dari nama lain, Fasha, laza dan Abdullah Sani. Diluar tiga ini paling besar hanya 2 persen, ujarnya.
Itu artinya, untuk posisi wakil diluar tiga nama itu hanya mampu menyumbang 2 persen suara dari jumlah yang ada. Kecuali bila ketiga nama pertama bersatu, maka berpluang bisa menyumbangkan suara banyak.
Pada survey pertama pada November 2016 Sum Indra dan Maulana berpeluang menyumbang 6 pesen, ucapnya.
Namun demikian, posisi Fasha yang berada pada angka 52 persen membuat dirinya leluasa memilih pendamping. Berbeda dengan Laza atau Abdullah Sani, kedunya harus berhati bila sama-sama memutuskan maju di Pilwako.
Sekarang Laza, Maulana dan Abdullah Sani dan nama lainnya juga gencar turun. Bisa saja bergeser, tapi itu tidak akan banyak, pungkasnya. (aiz)
