JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Pemerintah kembali berniat merombak Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017.Fenomena ini kerap berulang saat pertengahan tahun sekaligus menjadi ajang evaluasi.
Wasekjen DPP PAN, Dipo Ilham Djalil menilai, fenomena perombakan APBN harusnya bisa dihindari. Pemerintah harusnya dapat membuat rancangan yang sebaiknya lebih realistis.
Pada target pertumbuhan over convidence 5,3 persen terlalu berat. Sektor yang menjadi sentiment positif tak lain adalah sektor komoditas yang tengah mengalami imbas positif kenaikan harga, ujarnya.
Dipo menyebutkan, asumsi yang dihimpun pemerintah bila meleset tentu patut diwaspadai. Semisal sederhananya melesetnya fiskal yang terus berulang.
Sisi lain the fed sangat terindikasi bakal menaikkan suku bunganya, ucapnya.
Ia menegaskan, sebaiknya pemerintah lebih realistis dalam merancang anggaran dan target. Sisi fiskal mau tak mau harus digenjot.
Terlebih kemarin hasil program maupun data tax amnesty patut dipertanyakan ketiga menggaungkan perolehan tax base nya, pungkasnya. (aiz)
