JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Wakil Sekjen DPP Partai Amanat Nasional, Dipo Ilham Djalil meminta agar Provinsi Jambi tetap siaga. Hal ini menyusul adanya penangkapan terduga teroris di RT 35, Kampung Bugis, Kota Jambi, Senin (29/5) lalu.
"Penangkapan ini membuat kita semua harus siaga, terutama pemerintah," ujarnya.
Politisi muda asal Jambi ini menyebutkan, peran aktif semua elemen masyarakat juga sangat penting. Tujuannya agar semua pihak bersinergi untuk melawan terorisme dan radikalisme. "Saya berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah sigap dan bekerja dengan cepat," katanya.
Dipo menjelaskan, paham radikalisme dan terorisme ke Indonesia merupakan dampak dari tingginya kesenjangan sosial dan ketimpangan ekonomi di Indonesia.
"Ketimpangan ekonomi, dan kesenjangan sosial berakibat pada kemiskinan masyarakat. Sehingga dengan kondisi tersebut seseorang bisa memilih jalan radikal, dan terorisme tanpa memperdulikan lagi jatuhnya korban tidak berdosa," ucapnya.
Menurut Dipo, untuk itu pemerintah harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, serta berupaya untuk tetap menjaga kestabilan ekonomi yang ada pada saat ini.
"Maka solusinya pemerintah harus penyediaan lapangan pekerjaan yang lebih luas, program pembinaan usaha, atau pelatihan keterampilan yang bermanfaat meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga," pungkasnya. (aiz)
