JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengharapkan perubahan nama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) dibarengi dengan peningkatan kualitas.
Hal ini ia sampaikan ketika menyampaikan rencana visitasi Komisi X DPR RI tentang peralihan status IAIN menjadi UIN di beberapa daerah termasuk IAIN STS Jambi, (10/4) di komplek Senayan Jakarta kemarin.
" Ke depan diharapkan IAIN tidak hanya berubah nama, akan tetapi juga harus ada perubahan beberapa hal mendasar, seperti SDM, tata kelola kampus maupun standar mutu. "
Selain itu SAH menambahkan perubahan status ini IAIN bisa memiliki kualitas yang baik dalam bidang ilmu agama dan umum.
" Komitmen yang mendasari perubahan IAIN menjadi UIN adalah integrasi keilmuan agama dan umum, jika ini berhasil disatukan dalam kurikulum perkuliahan maka akan memberi nilai yang luar biasa dalam pendidikan nasional. "
Terkait dengan perubahan status IAIN STS Jambi menjadi UIN STS Jambi legislator asal Jambi ini mengaku berbangga dan senang hati akan keberhasilan kampus beralmamater biru tersebut.
" Saya ucapkan selamat atas perubahan status IAIN STS Jambi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Jambi, semoga ini menjadi pondasi yang kuat untuk kemajuan daerah. "
Terkait dengan hal ini SAH mengaku akan siap membantu UIN dalam membuka program studi yang relevan dan dibutuhkan daerah.
" Rekomendasi pembukaan program studi UIN Jambi oleh Menristek dikti nanti kita minta mendengar masukan dari berbagai pihak baik pemerintah daerah, swasta dan masyarakat. "
Sehingga dengan membuka prodi yang tepat UIN Jambi bisa lebih cepat berkembang sesuai dengan arah pembangunan Jambi dan potensi yang ada di daerah.
Terakhir saya ucapkan selamat pada semua civitas akademika IAIN STS yang berhasil menjadi UIN Jambi.
Kepada Rektor IAIN Dr. Hadri Hasan, MA saya ucapkan terima kasih dan penghargaan atas dedikasinya dalam memperjuangkan perubahan status ini.(*/wan)
