iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Hingga saat ini, pengrajin tahu dan tempe di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, masih kesulitan mendapatkan bahan baku. Pasalnya, ketersedian kedelai di Tanjabtim masih sangat minim. Bahkan, masih diimpor dari luar.

Memang, bahan baku kedelai untuk pembuatan tahu dan tempe kita masih kurang,ungkap Kadis Perindag, Hero Suratman.

Saat ini, kita tengah melakukan koordinasi dengan OPD terkait, mengenai minimnya ketersedian bahan baku untuk pembuatan tahu dan
tempe.

Kita akan koordinasi dengan dinas terkait, untuk pemasaranya nanti kita yang akan membantunya,ujarnya.

Mengenai data perbulan kebutuhan kedelai untuk Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Hero mengakui kalau dirinya belum memiliki data akurat, pasalnya, pengrajin tahu dan tempe lebih banyak belanja ke pasar tradisional. Bahkan, untuk pedagang yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur lebih didominasi pedagang pasar kalangan.

Kalau data akurat kita belum ada, lagian pengrajin kita lebih dominan belanja ke pasar kalangan dan tradisional, jado bahan berapa bahan baku yang masuk ke Tanjabtim,ujarnya. (oni)

 


Berita Terkait



add images