iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Dari 4 ribu lebih guru sertifikasi di Kabupaten Kerinci yang terdaftar sebagai penerima tunjangan sertifikasi, namun siapa sangka beberapa diantara guru sertifikasi tersebut tidak menerima tunjangan sertifikasinya secara penuh untuk empat kali pencarian dalam satu tahun.

Bahkan beberapa guru mengaku, pada tahun sebelumnya ada beberapa bulan yang tidak dihitung pembayarannya. Pada dasarnya, tunjangan sertifikasi guru merupakan tunjangan yang diterima guru sertifikasi, pembayarannya dihitung perbulannya dengan jumlah 100 persen gaji pokok para guru sertifikasi.

"Pencairan tunjangan tiga bulan sekali, kadang juga terlambat. Tapi ada beberapa bulan yang tidak dibayarkan, tapi tidak tahun ini beberapa tahun lalu. Sampai sekarang belum saya terima," ungkap salah seorang guru sertifikasi.

Sementara itu, kepala Dinas Pendidikan Kerinci, Amri Swarta menjelaskan berdasarkan data yang diterima pihaknya untuk tahun 2017 ini, ada sekitar 4 ribu lebih guru calon penerimaan sertifikasi, saat ini pihaknya masih menunggu SK dirjen untuk pencairan dana tersebut.

"Yang jelas untuk tunjangan sertifikasi guru, Dananya akan ditransfer ke rekening guru, tunggu saja," sebutnya.

Ditanya terkait adanya tunjangan sertifikasi guru yang tercecer pembayarannya, Mantan Sekwan DPRD Kerinci ini menjelaskan bahwa untuk tunjangan sertifikasi yang tercecer dan tidak dibayar. Dia meninta kepada guru sertifikasi melaporkan ke pihaknya agar bisa dilaporkan ke Dinrjen Pendidikan.

"Jika ada pencairan tunjangannya yang tertinggal segera lapor, yang jelas tunjangan sertifikasi itu tetap akan dibayar," terangnya. (adi)


Berita Terkait



add images