iklan Sutan Adil Hendra (SAH).
Sutan Adil Hendra (SAH).

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Koperasi Garuda Yaksa Nusantara (KGN) atau KGN COOP merupakan wujud perjuangan Gerindra untuk melahirkan kedaulatan ekonomi rakyat. Salah satu usaha merealisasikan ni segenap kader koperasi agar terjun ke bisnis kecil dan menengah.

Hal ini disampaikan Sutan Adil Hendra (SAH) selaku inisiator KGN COOP provinsi Jambi ketika menyerahkan SK cabang KGN Jambi. (7/4) kemarin.
 
Koperasi yang diketuai Prabowo Subianto itu menurutnya harus memiliki core bisnis yang jelas di sektor UKM karena lebih riil dan dekat dengan masyarakat.
 
" Saya minta KGN bisa mengisi sektor UKM biar lebih riil aktivitasnya dan dekat dengan masyarakat. "
 
Karena menurut tokoh yang lama berkecimpung di usaha perkebunan itu sektor UKM relatif mudah dimasuki oleh siapa saja karena modal yang kecil, teknologi yang sederhana dan pangsa pasar yang besar dan luas.
 
" Sektor UKM ini rata - rata hanya membutuhkan modal awal 10 s/d 50 juta jadi bisa dilakukan oleh koperasi secara cepat. "
 
Menanggapi permintaan SAH ini Mulyadi salah seorang fasilitator KGN mengatakan salah satu unit usaha yang akan dikembangkan adalah bisnis kuliner.
 
" Kita dalam waktu dekat kita membuka warung ayam bakar dan makanan lainnya, minimal ada cash flow untuk kas koperasi dalam mengembangkan usaha lain. "
 
Ketika ditanya sumber permodalan usaha ini alumni sekolah kader hambalang itu mengatakan tidak mengunakan uang anggota ataupun bantuan inisiator.
 
" Jadi sistemnya kita menjual saham usaha kuliner ini dengan pengurus, dengan pola ini alhamdulilah kebutuhan modal 50 juta dapat terkumpul, nanti hasilnya dibagi sesuai proporsi kepemilikan. "
 
Di samping itu pria yang berprofesi sebagai kontraktor ini mengatakan di samping bisnis kuliner KGN Jambi akan membuka Unit Jasa Keuangan (UJK) seperti simpan pinjam dan pembiayaan.
 
" UJK ini domainnya pusat peran kita hanya share pemodalan dan penggiat dilapangan. "
 
Nanti akan banyak bisnis yang akan dijalankan KGN baik itu warung, pertanian hingga travel haji, pungkasnya.(*/wan)

Berita Terkait



add images