JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Berkas sengketa Pilkada Kabupaten Tebo juga ikut menjadi incaran oknum staf Mahkamah Konstitusi (MK). Berkas pasangan nomor urut 1 Hamdi-Harmain itu dicuri bersama berkas Pilkada Kota Yogtakarta, Kota Salatiga, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupetn Dogiyai.
Calon Bupati Tebo nomor urut 1, Hamdi mengatakan, saat ini tim pencari data paslon nomor 1 tengah mengadakan pertemuan membahas hal itu. Pihaknya juga akan menunggu konfirmasi dari MK.
"Kita tunggu info dari MK besok (hari ini,red), apa saja berkas yang hilang. Kalau diminta masukkan berkas baru akan kita siapkan. Kita tunggu saja Senin besok," sebutnya.
Menurutnya, ada ratusan berkas yang telah diserahkan ke MK, mulai dari pengurangan Daftar Pemilh Tetap (DPT), dugaan kecurangan Terstruktur, Sistimatis dan Masif (TSM) hingga keterlibatan penyelenggara Pemilu dalam Pilkada Tebo 2017.
"Intinya kita minta pihak berwenang mengusut tuntas hal ini, dan ungkap aktor intelektual dibalik kejadian pencurian berkas sengketa di MK," pungkasnya. (bjg)
