JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO - Tahun 2017 Pemkab Tebo, telah menyiapkan anggaran untuk pembayaran gaji tenaga kontrak. Besarannya mencapai Rp21,2 miliar.
Nazar Efendi, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Tebo mengatakan, dari anggaran yang alokasikan untuk pembayaran tenaga kontrak Pemkab Tebo yang paling banyak ditenaga guru, rumah sakit dan puskesmas.
"Untuk nilainya masing-masing tiap orang sebesar Rp 1juta," kata Nazar, Minggu (26/3).
Sementara itu saat disinggung terkait adanya informasi keterlambatan dalam pembayaran gaji tenaga kontrak hal tersebutpun tidak ditampiknya. Nazar mengakui beberapa bulan terakhir ada penundaan pembayaran gaji tenaga kontrak.
"Memang iya, tapi bukan terlambat. Kemarin itu ada penundaan saja," ucapnya.
Dirinya menjelaskan tertundanya pembayaran gaji tenaga kontrak disebabkan belum adanya perubahan data tenaga kontrak secara berkala di tiap OPD. Akibatnya lanjut Nazar bendahara keuangan kesulitan mencairkan anggaran tersebut.
"Masalahnya belum ada pendataan secara berkala. Jadi bendahara juga tidak berani membuat SPJnya," kata Nazar lagi. (bjg)
