iklan Bentrok antar desa yang terjadi di kerinci.
Bentrok antar desa yang terjadi di kerinci.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Bentrokan yang terjadi antara warga Peladang dengan warga desa Tamiai, Senin (20/3), dinilai lambannya  pihak pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menyelesaikan persoalan yang telah lama berlarut-larut.

Bentrok tersebut disebabkan oleh permasalahan lahan antara petani yang berladang diwilayah Depati Muara Pulau dengan warga Desa Tamiai.

Tokoh masyarakat Tamiai Hasferi menyesalkan adanya bentrokan tersebut. Dia menegaskan, terjadinya bentrokan ini akibat lambannya penanganan dari pemerintah daerah. Persoalan ini sudah lama, namun lamban diantisipasi," ungkapnya.

Jika penanganan dari pemerintah daerah cepat, bentrok antar warga peladang dengan warga Tamiai tidak akan terjadi. "Masyarakat, baik peladang maupun warga Tamiai, akhirnya mengambil jalan sendiri-sendiri," pungkasnya. (Adi)


Berita Terkait



add images