JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Pasca kerusuhan dan pembakaran yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Jambi, Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia (Kemenkumham) menemui Pemprov Jambi, Rabu (15/3).
Pertemuan itu, untuk meminta dukungan Pemprov Jambi dalam penataan ulang Lapas Jambi. Dalam pertemuan itu, Menkumham diwakilkan oleh Staf Khusus, yakni, Fajar Lase. Sementara dari Pemprov Jambi dihadiri Wakil Gubernur Jambi, H Fachrori Umar. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Wagub.
Staf Khusus Menkumham, Fajar Lase mengatakan, pasca kerusuhan, Lapas akan ditata ulang. Kerusuhan itu menjadi catatan serius Menkumham, sehingga secepatnya dicarikan solusi. Kemenkum HAM memiliki keterbatasan pihak pengelolaan Lapas, akunya.
Sesuai penegasan dari Menteri Hukum dan HAM, Negara harus hadir dalam permasalahan Lapas, termasuk dengan memutus mata rantai kelompok yang menyebabkan kerusuhan di Lapas Jambi.
Kerusuhan di Lapas Jambi menjadi catatan kita, karena memang Lapas di Provinsi Jambi, khususnya di Kota Jambi sudah over kapasitas. Harusnya kapasitasnya 300, ini sudah dihuni hampir 1.800 orang, pungkasnya. (nur)
