JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI - Belum lama ini, Plt Sekda Batanghari Bakhtiar Sp, mengumpulkan perwakilan dari empat perusahaan yang beroperasi menggunakan jalan milik Pemda Batanghari. Kesepakatan dalam rapat beberapa waktu lalu, empat perusahaan tersebut bersedia memperbaiki jalan yang kondisinya rusak parah.
Fakta di lapangan, dari empat perusahaan yang disinyalir menggunakan jalan Pemda, hanya satu perusahaan yang telah menjalankan komitmennya saat rapat diruang Plt Sekda Bakhtiar beberapa waktu lalu. Perusahaan yang hingga kini masih menurunkan alat beratnya yakni, PT Asian Agri.
Sementara itu, tiga perusahaan yang terkesan cueki instruksi Plt Sekda yakni, PT VAT, PT DMP, dan PT WKS hingga kini kesepakatan untuk memperbaiki jalan milik Pemda Batanghari belum terealisasi sama sekali. Padahal, menurut warga sekitar, tiga perusahaan tersebut hingga kini tetap melintasi jalan milik pemda Batanghari. Baik itu membawa buah sawit dan sebagainya.
"Iya, sejauh ini hanya PT Asian Agri yang terlihat menurunkan alat beratnya untuk memperbaiki jalan. Sementara, tiga perusahaan lainnya belum kelihatan memperbaiki jalan tersebut,"kata Kades Tapah Sari Suritno.
Kades Tapah Sari Suritno, menjelaskan, saat rapat di ruang Sekda Batanghari beberapa waktu lalu, kesepakatan perbaikan jalan antara lain, yaitu perusahaan wajib menurunkan alat berat dan sebagainya.
"Saat rapat waktu itu, perwakilan dari pihak PT DMP tidak terlihat. Bahkan informasi yang saya terima, PT DMP sempat diundang khusus oleh pihak kabupaten sehari setelah rapat kesepakatan. Namun, pihak PT DMP terkesan cuek dengan surat undangan dari pemda tersebut. Warga lima desa yang dilintasi sejumlah perusahaan mengharapkan agar pihak perusahaan sungguh-sungguh untuk memperbaiki jalan,"ungkap Kades Tapah Sari. (via)
