JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Hingga saat ini, banjir masih menggenangi sebagian wilayah di Provinsi Jambi. Bahkan, empat Kabupaten pun telah ditetapkan berstatus tanggap darurat, Yakni sarolangun, Merangin, Tebo dan Batanghari.
Terjadinya bencana banjir ini, selain disebabkan oleh tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut, juga dinilai disebabkan beberapa faktor lain, seperti adanya perambahan hutan dan juga dampak PETI atau galian.
Menurut Gubernur Jambi Zumi Zola, mengatakan, banyaknya pengaruh yang menjadi penyebab banjir ini selain tingginya curah hujan, membuat dirinya meminta setiap Kabupaten/kota untuk mengkaji masing-masing disebabkan apa.
"Apakah itu faktor galian, apakah masalah adanya kegiatan perkebunan sehingga ada lahan yang tidak bisa menahan arus air ketika hujannya lebat," ungkapnya.
Dikatakan Zola, hal tersebut tidak bisa dilakukan secara menduga-duga. Akan tetapi harus ada kajian yang lebih mendalam sebagai pembelajaran di tahun-tahun kedepannya.
"Kita tidak bisa menduga-duga. Kalau menduga-duga nanti ada kepanikan masal, nanti akan saling tunjuk menyalahkan. Kita tidak mau itu, tapi harus ada kajian yang mengatakan bahwa penyebabnya ini, Alasannya apa. untuk jadi pembelajaran kita ditahun-tahun berikutnya," pungkasnya. (wan)
