iklan Kebun kepala ditanjabtim.
Kebun kepala ditanjabtim.

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK-Perkebunan kelapa dalam di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, saat ini kondisinya kian memprihatinkan. Pasalnya, 58.677 hektar lahan perkebunan kelapa dalam di Kabupaten Tanjung Jabung Timur sudah tidak berproduksi dengan maksimal.

Banyaknya pohon kelapa yang usianya sudah tua dan mati karena terendam air laut, menjadi salah satu faktor butuhnya peremajaan secara keseluruhan area kebun kelapa dalam milik petani di Tanjung Jabung Timur.

pohon kelapa yang ada saat ini usianya sudah banyak yang tua-tua, jadi tidak berproduski dengan baik, bahkan juga sudah banyak yang mati,ungkap Kadis Peternakan dan Perkebunan Tanjabtim Ir, Rajito, melalui Kabid Perkebuanan Gunarto saat dikonfirmasi diruang kerjanya.

Padahal, kelapa dalam merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten tanjung jabung timur, dengan berkurangnya setiap tahun produksi kelapa dalam, tentunya akan mengancam punahnya produk unggulan Tanjung Jabung Timur. Bahkan, ikut mengancamnya perekonomian petani kelapa dalam.

kalau tidak ada peremajaan perkebunan kelapa dalam, tentunya lama kelamaan produk unggulan Tanjabtim bisa berkurang dan tidak menutup kemungkinan akan hilang,tuturnya

Memang, tahun ini Pemerinah Provinsi Jambi akan memberikan bantuan bibit kelapa seluas 50 hektar untuk Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan pemberian bantuan bibit kelapa tersebut berdasarkan kelompok pertanian yang sudah mengajukan permohonan di tahun lalu.

dari 58.677 hektar, tahun ini Pemprov memberikan bantuan bibit kelapa seluas 50 hektar, meski masih terbilang kurang, tetap kita syukuri dengan jumlah segitu (50 hektar,red),pukasnya.(Oni)


Berita Terkait



add images