iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Kesulitan masyarakat Kota Jambi untuk mendapatkan gas bersubsidi belum teratasi. Sebagian masyarakat harus mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan gas bersubsidi itu.

Harga gas bersubsidi bisa mencapai Rp 25 ribu per tabung. Salah satu penyebab sulitnya warga mendapatkan gas bersubsidi karena tidak meratanya pangkalan di Kota Jambi.

Dari data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi ada 290 pangkalan resmi gas 3 kg. Jumlah itu tersebar di delapan Kecamatan. Di Kecamatan Jambi Selatan 107 pangkalan. Kecamatan Jambi Timur 58 pangakalan. Kecamatan Kota Baru 57 pangkalan. Kecamatan Jelutung 23 pangkalan.

Selanjutnya, Kecamatan Telanaipura 28 pangkalan. Kecamatan Pasar 8 pangkalan. Kecamatan Danau Teluk 8 pangkalan. Kecamatan Pelayangan hanya 1 pangkalan.

Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, Doni Triadi mengaku penyebaran pangkalan gas bersubsidi di Kota Jambi masih belum merata. Saat ini Disperindag sedang melakukan pemetaan. Kita akan kumpulkan seluruh pemilik pangkalan, dan pihak Pertamina, Kata Doni, Jumat (10/3).

Kedepan, Disperindag ingin penyebaran pangkalan gas bersubsidi bisa merata sehingga penyuplaian gas bersubsidi tepat sasaran. Dan bisa langsung didapat masyarakat. Sistemnya seperti apa akan kita bicarakan dulu dengan pihak Pertamina. Apakah kita alihkan pangkalan dari Kecamatan 1 ke Kecamatan lain, Nanti akan dikaji dulu, pungkasnya. (hfz)


Berita Terkait



add images