iklan Terlihat kondisi pagar SMPN 22 Kota Jambi yang mau roboh akibat aktivitas pengerukan tanah.
Terlihat kondisi pagar SMPN 22 Kota Jambi yang mau roboh akibat aktivitas pengerukan tanah.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Kondisi pagar SMPN 22 Kota Jambi, saat ini sangat memprihatinkan. Pasalnya, pagar tersebut nyaris roboh akibat aktivitas  pengerukan oleh pemilik tanah di samping sekolah.

Ini terungkap saat Komisi IV DPRD Kota Jambi melakukan sidak di sekolah itu. Dari hasil sidak, sekolah kerap menerima limpahan aliran limbah rumah tangga milik warga sekitar.

Kepala SMPN 22 Kota Jambi, Erdalena, mengatakan, kemungkinan tanah yang dikeruk itu akan dibuat perumahan. Kata orang sekitar sini mau dibuat perumahan. Mereka mengeruk tanah, sehingga mengakibatkan tanah sekolah hampir rubuh. Apalagi musim hujan ini tanahnya gampang runtuh, akunya.

Sementara itu, Aprizal, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi mengatakan, kondisi itu tidak boleh dibiarkan, terutama mengenai pagar yang hampir runtuh. Harus ada tindaklanjut mengenai hal ini. Apalagi sekarang musim hujan, 6 bulan lagi semuanya bisa runtuh. Ini aset, harus diselamatkan, tuturnya. (hfz)


Berita Terkait



add images