JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Musim panen raya padi tahun ini dikhawatirkan banyak pihak menjadi cerita pilu bagai petani. Sebab petani dihantui oleh anjloknya harga gabah yang jauh di bawah yang seharusnya.
Harga itu berada di kisaran Rp 2500/kg, Rp 2700/kg dan Rp 3.000/kg. Anjloknya harga itu disebabkan cuaca buruk dipenjuru tanah air yang berimbas ke gagal panen.
Melihat ini Dipo Ilham Djalil berharap pemerintah segera bergerak cepat. Harapannya agar pemerintah melalui Kementerian terkait bisa mengantasipasi semua kemungkinan.
Langkah Presiden membetuk tim khusus sudah betul. Sehingga bisa menyerap gabah para petani dengan harga yang tetap menguntungkan petani," ujarnya.
Menurutnya, dengan kondisi cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini mengharuskan pemerintah tidak boleh membiarkan harga gabah jatuh seperti yang terjadi di beberapa tempat. Tentunya ini memerlukan antisipasi cepat agar gabah tidak jauh dari harga normal.
Harga normal gabah itu Rp 4.000 hingga Rp 5.000 per kilogram, pungkasnya. (aiz)
