iklan Presiden Joko Widodo saat menggandeng tangan Raja Salman di Istana Bogor. Tampak juga Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang tampil beda. (RAKA DENNY/JAWA POS)
Presiden Joko Widodo saat menggandeng tangan Raja Salman di Istana Bogor. Tampak juga Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang tampil beda. (RAKA DENNY/JAWA POS)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Kunjungan Raja Salman ternyata juga mendatangkan berkah bagi Provinsi Jambi. 

Dalam pertemuan dengan Raja Salman, Presiden Jokowi juga mengusulkan rencana kerjasama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Jambi antara pemerintah RI dan Arab Saudi.

Hal ini disampaikan oleh Menlu RI Retno Marsudi dalam jumpa pers usai penandatanganan MoU antara Pemerintah RI dan Arab Saudi, kemarin sore (1/3). Ada beberapa point kerjasama yang diusulkan tersebut.

"Pembangunan PLTU Mulut Tambang di Jambi, katanya.

Usulan ini tentunya menjadi angin segar bagi Provinsi Jambi, terutama dalam upaya mengantisipasi ketersediaan energy listrik di Provinsi Jambi. Gubernur Jambi Zumi Zola yang sedang melaksanakan ibadah umroh saat dikonfirmasi koran ini, semalam, mengaku gembira sekaligus bangga atas perhatian Presiden Jokowi terhadap pembangunan Provinsi Jambi.

"Alhamdulillah kalau memang seperti itu, aspirasi masyarakat Jambi yang saya sampaikan direspon baik oleh bapak presiden, ujar Zola via ponselnya.
Namun demikian, katanya, sampai sejauh ini dirinya belum menerima informasi dan arahan resmi dari kementrian terkait perihal usulan kerjasama itu.

"Saya sempat menyampaikan dalam beberapa kali kesempatan kepada bapak presiden, bapak Wapres dan kementrian terkait untuk memenuhi kebutuhan listrik di Jambi sangat memungkinkan bagi PLN untuk melakukan percepatan, salah satunya dengan pembangunan PLTU Mulut Tambang, sebutnya.

Adanya usulan itu, katanya, tentu Pemprov Jambi akan mendukung penuh agar segera terealisasi. "Mari kita berdoa bersama Insya Allah wacana ini dapat terealisasi, ujarnya. (pin)


Berita Terkait



add images