iklan Anggota DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH).
Anggota DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH).

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Kondisi bangsa Indonesia dewasa ini disadari atau tidak makin jauh dari nilai - nilai kejujuran yang selama ini menjadi salah satu sendi utama penopang kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bahkan dalam penilaian anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) bangsa kita mulai terjangkiti penyakit Mytomania yang merupakan suatu penyakit psikogis untuk terus menerus berbohong tanpa perasaan bersalah.

" Bangsa ini mengalami gejala mytomania di semua level kehidupan masyarakat, saling mengkedepankan kebohongan untuk kepuasan dan citra diri. "

Kesimpulan SAH ini berdasarkan kajian dari Profesor. Dr. Taruna Ikrar salah seorang peneliti psikologi, otak dan syaraf (neurosains) asal Indonesia yang menjadi dekan di Fakultas kedokteran di Universitas California, Irving Amerika Serikat.

Bahkan gejala ini juga menjangkiti generasi muda yang note bene harapan bangsa dengan gaya hidup penyalah gunaan gadget dan media sosial.

" Sekarang jika kita amati sudah lumrah kasus dimana para orang tua bertanya dengan anaknya, lagi dimana atau sedang apa, lalu hampir 80 persen si anak menjawab secara tidak jujur menjawab sesuka hati dengan motif sekedar kepuasan saja. "

Fenomena ini menurut tokoh yang dikenal dekat dengan kalangan ulama ini jika terlambat disadari akan merusak sendi kehidupan bangsa Indonesia.

" Para politisi, birokrat, akademisi hingga ke level dunia industri media sekalipun mempraktekan fenomena pencitraan atau personal branding yang mayoritas berisi kebohongan. "

Tokoh yang salah dibenarkan, yang benar disalahkan, fakta ditutupi dan kebohongan diproduksi.

Sehingga SAH mengaku mengagumi hasil riset peneliti Indonesia tersebut sebagai suatu bentuk peringatan bagi kita semua selaku anak bangsa.

Selain itu dalam konteks dunia pendidikan yang menjadi objek tugasnya SAH juga mencontohkan kerisihannya dengan budaya plagiatisme karya ilmiah dan penelitian.

" Akar dari masalah plagiatisme ini adalah kebiasaan kita berbohong tanpa merasa bersalah menjiplak karya orang lain. "

Untuk SAH mengajak semua komponen bangsa untuk menekankan aspek.jujur dalam semua sendi kehidupan.

Karena segala penyakit sosial bangsa ini seperti korupsi dan lainya merupakan gambaran dari fenomena mythomania yang kompleks.

Mari kita saling intropeksi dan saling meningatkan kembali pada ajaran agama dan nilai - nilai kebangsaan, pungkas SAH.(*/wan)


Berita Terkait



add images