iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Komisi II DPRD Kota Jambi, Senin (27/2), sidak ke sejumlah pangkalan gas bersubsidi 3 kilogram yang ada di kota Jambi. Alhasil, dewan menemukan banyak kejanggalan dalam penyaluran gas bersubsidi di sejumlah pangkalan.

Seperti di pangkalan Dewi Wahyuni,  Pakuan Baru Kecamatan Jambi Selatan. Pihak pangkalan mendapatkan pasokan dari PT Berhana Pratama. Disitu dewan mendapatkan informasi bahwa pangkalan tersebut setiap bulannya mendapatkan pasokan sekitar 2 ribu tabung.

Anehnya, pangkalan itu baru mendapatkan pasokan gas bersubsidi Sabtu 25  Februari, ketika sidak, gas sudah habis.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Sutiono mengatakan, hal tersebut sangat aneh. Seharusnya gas masih tersedia. Bahkan, jumlah tabung kosong di pangkalan itu juga tidak sesuai dengan gas yang terjual. Kemana tabung kosongnya, inikan aneh, dijual kemana gas bersubsidi ini, kata Sutiono.

Dia mengatakan, ketika pihaknya mempertanyakan kepada pemilik pangkalan, pihak pangkalan mengakui tabung dipinjam ke UMKM. Ketika kami telpon ke UMKM yang dimaksud, mereka sebut hanya pakai dua tabung. Ini jelas ada kejanggalan, pungkasnya. (hfz)


Berita Terkait



add images