iklan Anggota DPR RI, Sutan Adil Hendra.
Anggota DPR RI, Sutan Adil Hendra.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) serentak di Kabupaten Muaro Jambi, Sarolangun dan Tebo tahun 2017 provinsi Jambi telah berlalu. Meskipun KPUD belum melakukan pleno penetapan hasil suara pemilihan, tetapi gambaran suara yang diraih para calon telah diketahui secara luas dan valid.

Prosesi demokrasi ini ternyata juga tidak lepas dari perhatian anggota DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH), (16/2) di Jakarta. " Kita bersyukur dan harus mengucapkan selamat atas masyarakat di tiga kabupaten di Jambi yang berhasil melalui pilkada dengan damai dan aman, inilah bukti kedewasaan kita selaku warga negara," ujarnya.

Namun, dibalik lancarnya tahapan tersebut, Ketua DPD partai Gerindra Provinsi Jambi itu memiliki beberapa catatan terhadap pelaksanaan pilkada kali ini.

Menurutnya, catatan pertama adalah tentang toleransi masyarakat terhadap politik uang. Pilkada kali ini toleransi politik uang masih sangat tinggi, hal ini membuat pemilih menjadikan uang sebagai motivasi utama dalam memilih.

"Sehingga peran sosialisasi, visi misi dan program, kapasitas, integritas ataupun jaringan menjadi seolah tak berarti karena politik transaksional ini," ungkapnya.

Kedua, SAH juga menyoroti maraknya penggunaan media sosial seperti FB, Twitter ataupun WA untuk melakukan penyebar luasan informasi atau bahkan kampanye hitam secara kurang bertanggung jawab.

"Ke depan kita harus mengedukasi masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial ini, jelas pentolan komisi pendidikan tersebut," katanya.

Selain itu, ada juga beberapa kejadian ditingkat teknis yang menurutnya bisa dihindari tapi tetap terjadi, seperti banyaknya pemilih yang tidak menerima undangan untuk memilih di hari H.

" Hasil perhitungan kami di Gerindra di tiga pilkada tersebut, tak kurang 22 ribu masyarakat yang mengaku tidak menerima undangan memilih," pungkasnya.

Berbagai cataran kritis inilah menurut SAH harus diperbaiki ke depannnya, agar demokrasi kita makin berkualitas. (*/wan)


Berita Terkait



add images