JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Akun Media Soasil (Medsos) jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak jilid II, terus dilakukan pemantauan. Tidak menutup kemungkinan bila ditemukan black campaign yang mengarah ke SARA dan isu lainnya akan didorong ke ranah pidana.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Asnawi Rivai. Kalau arahnya ke black campaign dengan isu SARA dan fitnah, bisa saja kita dorong pihak berwajib, karena itu sudah mengarah kepada unsur pidana umum, sebutnya.
BACA JUGA : Walaaah!!! Kampanye di Medsos, Bawaslu Tindak Tiga PNS di Jambi
Namun apabila masih dalam ranah Pemilu, maka akan dibahas di Gakkumdu yang didalamnya juga melibatkan pihak Kepelosian dan lembaga berkompeten lainnya. Untuk itu, Bawaslu mendorong agar Panwaslu di daerah bekerja maksimal melakukan pemantauan serius ditingkat bawah.
Kita dari Provinsi tetap dorong dari Provinsi, karena penuh berada di Panwaslu, sebutnya.
Hanya saja, sejauh ini pihanya memang menemukan kesulitan. Karena pemain di Medsos mayoritas menggunakan akun palsu.
Inilah yang menjadi kendala kita, akun palsu juga berkembang. Tapi kita tetap pantau, pungkasnya. (aiz)
