JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, memastikan untuk tahun 2016 tidak bisa melaksanakan asesmen kompetensi ditingkat Kabupaten Kerinci, sebagai penunjang pelaksanaan reshufle kabinet di Kerinci. Sehingga pelaksanaan Pelantikan pejabat di Kerinci, dipastikan tidak bisa dilaksanakan 2016 namun pada awal tahun 2017.
Padahal pada tahun 2016 ini, dana asesmen Kompetensi sudah dianggarkan Pemkab Kerinci, melalui Badan Kepegawaian Daerah Kerinci. Tapi, dibarengi dengan penganggaran tersebut dimentahkan oleh keluarnya Peraturan Pemerintah Nomor 18 tentang perubahan Nomenklatur dan struktur organisasi pemerintahan.
"Itu sekaligus yang membuat realisasi anggaran di BKD Kerinci, menjadi terhambat karenanya. Dipastikan realisasi anggaran di BKD hanya 87 persen, namun saya pastikan akan ada rsshufle kabinet Januari 2017 nanti," ungkap Bupati Kerinci, H Adi Rozal.
Meski demikian, lanjutnya bukan berarti reshufle kabinet atau pelantikan pejabat ditingkat Pemkab Kerinci tidak dilaksanakan, dia memastikan bahwa pada Januari 2017 pelantikan atai reshufle kabinet di lingkup Pemkab Kerinci tetap dilaksanakan.
Reshufle maupun pelantikan pejabat Kerinci dilaksanakan untuk menyesuaikan dengan dengan SOTK Kerinci yang baru, namun bukan berarti semua pejabat akan terkena reshufle Kabinet dilingkup Pemkab Kerinci.
"Seperti dinas pendidikan mungkin saja tetap, tapi mungkin ya. Namun bidang SMA tidak ada lagi, begitu juga dengan pak adli lembaganya pecah dua, pol jadi perlu reshufle. Bisa saja dilantik ulang atau tidak," jelasnya. (adi)
