JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Dukungan PDI Perjuangan (PDIP) mulai terusik di Pilkada Muarojambi. Sejumlah kader berspekulasi, membentuk barisan sendiri mendukung salah satu kandidat pada konstestasi lima tahunan itu.
Salah satunya ada sayap garda juang berlogo PDI Perjuangan terlihat memberikan dukungan ke Ivan Wirata-Dodi Sularso. Padahal PDIP secara resmi telah memberikan dukungan pada pasangan Agustian Mahir-Suswiyanto.
Dukungan garda juang ini menyebar di Media sosial. Tidak tanggung-tanggung, mereka secara terbuka memakai logo partai yang belambangkan banteng dengan moncong putih itu.
Menanggapi hal ini.
Ketua DPD PDIP Edi Purwanto membantah Garda Juang merupakan sayap partainya. Menurutnya, Garda Juang merupakan kelompok illegal yang mengatas namakan PDIP.
Garda Perjuangan bukan sayap partai kita. Itu illegal, katanya.
Edi menegaskan, sayap PDIP hanya ada tiga yakni Taruna Merah Putih, Banteng Muda Indonesia dan Baitul Muslimin. Ketiga organisasai ini merupakan sayap partai yang sah dan diakui oleh DPP PDIP.
Sayap kita ada tiga, Taruna Merah Putih, Banteng Muda Indonesia dan Baitul Muslimin yang diketuai oleh pak Abdullah Sani itu, tegasnya.
Bagiamana dengan penggunaan logo PDIP? Edi mengaku pengurus belum mengambil langkah sembari melihat perkembangan dilapangan. Namun secara kepartaian pengurus tetap melaporkan dan menginformasikan setiap peristiwa di daerah ke DPP.
Kita masih lihat dulu dan yang pasti ini akan kita informasikan ke DPP, bebernya.
Untuk itu, Mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi ini menegaskan PDIP tetap solid mendukung pasagan Agustian Mahir-Suswiyanto di Muarojambi. Dia membantah terjadi perpecahan dukungan diinternal partai. Menurutnya intruksi DPP dibawah pimpinan Megawati Soerkarno Putri harus dijalankan setiap kader.
PDIP Muarojambi tetap Solid medukung pasangan yang kita usung. Karena itu adalah perintah ibu ketua umum. Tidak ada yang boleh lari dari garis perjuangan partai, pungkasnya. (aiz)
