JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO - Tidak adanya upaya pemerintah terhadap kehadiran kawanan gajah yang sudah berulang kali merusak perkebunan, membuat warga di kawasan jalan jalur HPH Pasir Mayang Kecamatan VII Koto Ilir dan kecamatan sekitar, emosi.
Bahkan, warga berniat musnahkan kawanan gajah yang merusah perkebunan mereka.
" Persolan gajah ini payah, lah ado kawan ngajak bunuh nya. Masak pemerintah tak mikir kita. Bayangkan sawit kito lah buah pasir tapi habis dimakan kawanan gajah," ujar salah satu petani minta namanya tidak disebutkan.
Terkait hal tersebut Camat VII Koto Ilir, Antoni Faksi, mengatakan, pihaknya sudah bertindak atas kehadiran gajah masuk ke lokasi lahan perkebunan warga Pasir Mayang jalan KM 6 HPH.
Laporan warga masih berpariasi ada yang menyebutkan komplotan Gajah tersebut hanya berjumlah 3 dan 4 ekor dan ada yang melaporkan 11 ekor, katanya.
Lanjutnya, yang jelas kawanan gajah tersebut sudah merusak beberapa hektar kebun warga. Atas laporan tersebut pihaknya langsung bertindak, pemerintah kecamatan sudah melaporkan ke pihak pemerintah daerah dan pemerintah provinsi bahkan pusat.
" Kita sudah lapor mereka akan turun ke lapangan, untuk menanggani persoalan tersebut," ujar camat.
Camat juga mengakui sudah ada isu dari masyarakat untuk melakukan tindakan dalam mengusir gajah. Namun pihaknya Meminta agar persolan ini diselesaikan. (bjg)
