iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menghantui masyarakat Kota Sungai Penuh. Untuk menekan kasus DBD, Pemkot Sungai Penuh, dalam hal ini Dinas Kesehatan Sungai Penuh telah melibatkan banyak pihak termasuk siswa, dengan menjadikan mereka sebagai Juru Pantau Jentik Nyamuk (Jumantik).

Kadis Kesehatan Sungai Penuh, Eddy Zulyadi, melalui Kasi Penanggulangan Penyakit (P2), Susyanto, ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa saat ini meski ada tren penurunan jumah kasus DBD, namun di Kota Sungai Penuh masih dianggap tinggi. Pasalnya, adanya siklus Lima tahunan.

"Namun semenjak terus melaksanakan sosialisasi, hingga akhir tahun 2016 ada trend penurunan dimana hanya 37 kasus DBD," ujar Susyanto.

Untuk menekan jumlah kasus DBD, Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh mengaku telah melakukan berbagai upaya selain foging. "Saat ini Dinkes telah melibatkan ratusan siswa di Kota Sungai Penuh sebagai  tenaga penyuluh cilik penggerak pemberantasan sarang nyamuk DBD," Ungkapnya. (adi)


Berita Terkait



add images