iklan Pengerjaan jalan di Dusun Renah Jelmu, Kecamatan Tanah Tumbuh saat ini dikeluhkan warga, karena baru dibangun tetapi kini longsor.
Pengerjaan jalan di Dusun Renah Jelmu, Kecamatan Tanah Tumbuh saat ini dikeluhkan warga, karena baru dibangun tetapi kini longsor.

JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO - Penggerjaan jalan di Kabupaten Bungo kembali menjadi sorotan berbagai pihak. Pasalnya, baru dibangun, jalan tersebut sudah longsor, kali ini pengerjaan jalan di Dusun Renah Jelmu, Kecamatan Tanah Tumbuh yang dipermasalahkan.

Saat dikonfirmasi awak media, pihak rekanan yang meminta identitasnya tak ditulis dikoran ini menjelaskan, paket pengerjaan proyek tersebut menelan anggaran hingga Rp 2,9 miliar yang dibagi beberapa titik. Namun, satu titik yang kini disoal oleh warga karena pengerjaannya sangat buruk, bahkan tanah penyanggah sudah longsor, disebut pihak rekanan bahwa pengerjaan tersebut dikelola langsung oleh PPTK.

"Jadi yang (jalan,red) beton itu ŽFaisal (PPTK DPU, red) semua yang kelola, termasuk soal memasok bahan-bahan materialnya,"akunya.
Sementara Pejabat Pengawas Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PU Bungo, Faisal, saat dikonfirmasi membantah tuduhan itu. MenurutnyaŽ perbaikan jalan itu sepenuhnya tanggung jawab pihak rekanan.

"Mana berani saya main seperti itu, persoalan tersebut murni tanggung jawab rekanan, karena sekarangkan masih dalam masa kontrak kerja," jelasnya.

Dalam waktu dekat ini, akunya, pihaknya akan menyurati rekanan untuk segera memperbaiki, dan menjelaskan secara teknis apa saja yang harus dilakukan di lapangan.(hnd)


Berita Terkait



add images