iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH - Pada Senin (14/11) siang, pukul 12.00 wib, Puskesmas Kumun dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen HA Thalib Kerinci dikabarkan terbakar. Pada waktu itu, Anggota pemadam Kebakaran Kota sungaipenuh mengerahkan Dua unit mobil pemadam kebakaran.

Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, dimana awalnya Dua unit mobil Damkar Sungai Penuh mengarah ke Kumun, setelah mendapat informasi bahwa Puskesmas Kumun, Kecamatan Kumun Debai terbakar. Namun nyatanya, sesampai di Puskesmas Kumun, tidak ditemui adanya kebakaran.

Diwaktu bersamaan, pihak Damkar Sungai Penuh mendapat informasi bahwa juga terjadi kebakaran di RSUD Mayjen H A Thalib Kerinci. Lalu Dua unit mobil Damkar Sungai Penuh pun langsung bertolak dari Puskesmas Kumun menuju ke RSUD. Namun sesampai dilokasi, lagi pihak Damkar ternyata dibohongi oleh oknum warga yang memberikan informasi sesat.

Sekretaris BPBD Kota Sungai Penuh, Junaldi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya oknum warga yang memberikan informasi sesat, bahwa adanya kebakaran di Puskesmas Kumun dan RSUD Kerinci. Bahkan pihaknya merasa kecewa atas informasi sesat tersebut. "Ya, tadi dikabarkan ada kebakaran di Puskesmas Kumun, dan kita turunkan damkar ternyata hanya bohong informasi dari warga yang tidak bertanggung jawab," katanya.

"Informasi yang diterima Damkar mengatakan ada lagi kebakaran di Rumah Sakit Umum, damkar turun ke RSU Mayjen H A. Thalib, lagi hanya informasi, setelah damkar turun ternyata hanya konsleting dikit petugas sampai disana tidak ada apa-apa," tambahnya.

Atas kejadian tersebut, Junaldi menghimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan informasi bohong kepada petugas Damkar. Karena takutnya, disaat kejadian sebenarnya, nanti nalah tidak ditanggapi oleh petugas. "Jangan berikan informasi bohong, kasihan dengan petugas damkar. Berikan informasi yang benar," ajak Junaldi.(adi)


Berita Terkait



add images