JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI-Inspektorat Batanghari membantah jika pihaknya disebut lemah dalam mengawasi penggunaan dana BOS di Dinas Pendidikan Batanghari.
Hal ini ditegaskan oleh Inspektur Kabupaten Batanghari Usman menyikapi adanya aksi unjuk rasa perwakilan LSM Lembaga Pengawas Pembangunan dan Pelaporan Tindak Pidana Korupsi Jambi (LPD TKJ) Selasa lalu (8/11) di Dinas Pendidikan Kabupaten Batanghari, yang menyebut lemahnya pengawasan dana BOS serta disinyalir tidak transparan dan akuntabel pengelolaan dana itu dari tahun 2013-2016.
"Kalau mereka (LSM, red) mengatakan lemahnya pengawasan dana BOS, maka saya tegaskan itu bohong," tegas Usman Rabu (9/11).
Dia mengatakan, Batanghari telah 4 tahun berturut-turut mendapatkan WTP dari BPK. "Iya, dari 2013-2016 BPK memberikan kami gelar WTP, jadi pengelolaan dana BOS merupakan salah satu item dari penilaian WTP, Jadi hal ini bisa jadi pertimbangan atas tuntutan LSM," pungkas Usman.
(cr2)
