JAMBIUPDATE.CO, SUNGAIPENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kota Sungai Penuh terus mendorong pengembangan kerajinan tradisional. Salah satunya mengembangkan industri menjahit.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kota Sungai Penuh, Abdul Gafar.
Dikatakan Abdul Gafar, bahwa sebelum ini, dimana Balai Diklat Industri (BDI) Padang, telah bekerjasama dengan Kota Sungai Penuh, dan telah menampung masyarakat kota Sungai Penuh untuk pelatihan 3 in1 yaitu Merancang, Mempola, Menjahit dan membordir.
"Kerjasama ini berjalan dari tahun 2015 dan 2016, lebih kurang 150 orang telah terampil menjahit dan menbrodir dan merancang busana,"ujar Abdul Gafar.
Di tahun 2017 ini, sambungnya, dari Kementrian memberikan peluang untuk pegembangan bordir di Kota Sungai Penuh. Maka pihaknya sudah menyiapkan pasar-pasar, yang sudah sangat menjanjikan diwilayah sekitar kota sungai penuh.
"Ini merupakan suatu wujud meningkatkan daya saing, dan juga mengurangi angka pengangguran,"katanya. (adi)
