iklan Ilustrasi. Foto / net
Ilustrasi. Foto / net
JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN- Akibat jalan putus dan sulit dilalui, warga Desa Sepintun, Kecamatan Pauh, terisolir. Pasalnya jalan tanah merah yang becek dan licik tidak bisa dilalui warga.
 
Padahal jalan tersebut merupakan jalan satu satunya bagi warga untuk beraktivitas dan juga untuk mengeluarkan hasil perkebunan. Dengan kondisi jalan tersebut membuat warga mengeluhkan perhatian pemerintah.
 
Menurut Dasril warga Sepintun mengatakan, dengan kondisi jalan yang rusak dan tidak bisa di lalui membuat harga sembako menjadi lebih mahal.
"Jalan seperti ini sudah cukup lama ,bahkan dampaknya membuat harga sembako menjadi lebih mahal," keluhnya.
 
Bukan hanya sembako. Namun hasil pertanian warga juga tidak bisa dikeluarkan sehingga ekonomi masyarakat makin jatuh.
 
"Banyak hasil perkebunan warga tidak bisa di bawa keluar,bagaimana kami bisa makan sebab kami hanya bergantung dari hasil perkebunan seperti getah karet dan juga sawit," bebernya lagi.
 
Warga sangat berharap jalan sangat sulit dilalui agar mendapatkan perhatian pemerintah sehingga masyarakat bisa hidup normal dan perekonomian meningkat. (dez)

Berita Terkait



add images