JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK Pergaulan dan kebebasan generasi muda saat ini sangat memprihatinkan. Tentunya ini menjadi perhatian pemerintah. Hal ini yang membuat anggota DPR RI Dapil Jambi, Zulfikar Ahmad, menyebut dirinya raja preman.
Ini disampaikannya saat Kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), di ruang pola kantor Bupati Tanjab Timur, Kamis (3/11). Menurutnya, diperlukan ketegasan kepala daerah untuk memberantas hal ini.
"Pemda harus sering-sering razia. Contoh waktu saya dilantik jadi Bupati, saya kerjasama dengan polisi dan jaksa untuk razia toko-toko miras, lalu musnahkan botol miras," kata Zulfikar.
Bahkan saat menjabat sebagai Bupati, dia disebut sebagai Bupati koboi karena berani memberantas peredaran Miras. Baginya julukan tersebut tidak masalah. Karena kepala daerah berkewajiban memberikan rasa aman bagi masyarakat.
"Di Bungo tidak ada lagi preman. Kalau orang itu sebut preman, Saya adalah rajanya preman," bebernya.
Dia pun akan memberikan masukan dan saran kepada Bupati Tanjabtim, untuk berani memberantas pekat di Tanjabtim. Jangan sampai Pekat merajalela.
"Kepala daerah butuh ketegasan dan keberanian untuk mengambil suatu sikap," jelasnya. (yos)
