JAMBIUPDATE.CO, MERANGIN Permasalahan penyerobotan dan perambahan hutan di Kabupaten Merangin, hingga kini belum bisa diberantas. Bahkan, ini terus terjadi. Penyerobotan sudah sampai ke Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS).
Masalah ini belum terselesaikan, Kabupaten Merangin malah dianugerahi Penghargaan Kalpataru kategori penyelamat lingkungan oleh Gubernur Jambi, H Zumi Zola. Indikator dari pemberian gelar ini karena Merangin dianggap berhasil mempertahankan hutan adat Serampas Desa Rantau Kermas, Jangkat.
Piagam penghargaan kalpataru itu, diserahkan Senin (31/10) oleh Wakil Bupati (Wabup) Merangin, H A Khafid Moein didampingi Sekda H Sibawaihi kepada perwakilan Kelompok Pengelola Hutan Adat (KPHA) Depati Kara Jayo Tuo.
Terimakasih dan sukses buat KPHA Depati Kara Jayo Tuo,"ujar Wabup.
Tentu penghargaan ini menjadi pertanyaan besar. Sebab, yang menjadi permasalahan selama ini masyarakat yang berada di Kecamatan Lembah Masurai, Muarasiau, Jangkat dan Jangkat Timur, terkait perambahan hutan. (amn)
