JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Petani di Kabupaten Sarolangun, Kecamatan Pelawan, Desa Lubuk Sayak, terus merasa cemas terhadap kemungkinan ancaman gagal panen yang bisa saja terjadi disaat musim penghujan ini. Sebab, banjir bandang terus mengancam areal persawahan seluas 115 hektar ini.
Padahal ratusan hektar sawah di daerah ini sudah mendekati masa panen beberapa bulan lagi,kata Fendi petani di Lubuk Sayak, Senin (31/10).
Menurut dia, sejumlah petani mengalami trauma akibat tingginya curah hujan akhir-akhir ini, apalagi sebelumnya mereka pernah mengalami gagal panen akibat areal persawahan yang tergenang saat sudah siap dipanen.
Kekhawatiran mereka semakin bertambah lagi dengan, air kiriman dari Kecamatan Batangasi dan Limun, rusaknya tanah akibat Peti, dan penumbangan pohon besar mengakibatkan potensian air akan merendem ratusan hektar sawah seperti yang terjadi pada awal tahun 2016 lalu. (dez)
