iklan Pasar semurup yang selesai direhab.
Pasar semurup yang selesai direhab.

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - Kecilnya ruas badan jalan yang ada di Desa Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, membuat pasar balai Tamiai sering terjadi kemacetan arus lalu lintas.

Hal tersebut dikatakan Pjs Kades Tamiai, Ahmad, saat acara peningkatan kemampuan tekhnologi di Desa Tamiai. Dikatakan Ahmad, macetnya pasar balai Tamiai juga disebabkan letaknya yang berada tepat di pinggir jalan Desa Tamiai, yang juga merupakan jalan lintas antar Provinsi.

"Jadi setiap hari Kamis, pasar balai Tamiai ini selalu macet. Apalagi ini jalan provinsi yang selalu rame dilalui kendaraan dari luar, ditambah dengan padatnya para pedagang dan warga yang datang ke pasar Tamiai,"ujar Ahmad.

Terkait hal ini, Bupati Kerinci, Adirozal, langsung memerintahkan kepada Dinas Perindag dan ESDM Kerinci untuk segera menindak lanjuti permasalahan tersebut.

"Disperindag harus tindak lanjuti. Tahun besok, pasar tamiai harus bagus, termasuk di pasar Kayu Aro,"tegas Adirozal.

Orang nomor satu di Kerinci ini juga meminta kepada pihak Desa Tamiai, sebelum anggaran 2017 diketok palu oleh DPRD Kerinci, agar secepatnya mengusulkan permasalahan tersebut. Dan Desa diharapkan menyiapkan tanah untuk membuat jalan baru sepanjang Empat kilo.

"Desa silakan masukan usulan, dan siap memberikan tanah, dengan lebar jalan 8 meter, nanti akan diaspal,"ujar Adirozal. (adi)


Berita Terkait



add images