JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Bagi cakades yang beragama Islam dan akan maju dalam Pilkades serentak akhir tahun ini. Wajib dites baca-tulis Al Quran. K.H Asad Arsyad selaku tim penguji baca dan tulis Al Quran terhadap para cakades mengapresiasi langkah Pemda yang memasukan ujian ini. Karena ujian ini merupakan salah satu bentuk pemberantasan buta aksara Al Quran di Tanjabtim.
"Seorang pemimpin harus bisa dapat melakukan baca dan tulis Al Quran. Ini merupakan wujud kepedulian Pemda terhadap agama," tegasnya Rabu (28/9).
Dikatakannya, ujian dalam tes ini seperti apakah cakades dapat membaca Al Quran atau tidak. "Setelah itu makhraj Al Quran bisa atau tidak, tajwid juga kami lihat," katanya.
Namun untuk poin tertinggi dalam tes ini adalah kemampuan cakades dalam menulis bacaan Al Quran. Tidak tanggung-tanggung 30 poin bakal diberikan cakades yang dapat menulis bacaan Al Quran.
"Dengan syarat poin diberikan apabila kami bacakan potongan ayat Al Quran, lalu langsung ditulis cakades dengan bahasa arab yang benar, sesuai bacaan di Al Quran. Maka poin 30 mutlak diberikan pada cakades bersangkutan," ungkapnya.
Namun, bila cakades mencontoh tulisan penggalan ayat Al Quran yang diujikan, maka poin 30 tidak akan diberikan. Pasalnya cakades tidak mengetahui tulisan penggalan ayat tersebut.
"Tetap kami berikan poin tapi tidak 30 poin, kami berikan poin di bawah 30," pungkasnya.(yos)
