iklan Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARABUNGO  Pemerintah harusnya memberikan contoh kepada masyarakat untuk patuh membayar pajak kendaraan. Namun hal ini tidak terjadi di Kabupaten Bungo. Bahkan, ratusan kendaraan dinas mati pajak. Ini diketahui setelah adanya penertiban aset khusus kendaraan dinas.

Menanggapi banyaknya kendaraan dinas yang mati pajak, Wakil Bupati Bungo, Safrudin Dwi Aprianto, ikut angkat bicara. Dirinya sangat menyayangkan kelalaian pejabat di beberapa SKPD yang tidak melakukan pembayaran pajak, padahal untuk anggaran sudah dialokasikan.

"Tentang kendaraan dinas kita akan cek pajak, kondisinya dan nanti baru akan kita distribusikan ke pejabat berwenang," ungkap Wabup.

Ditempat yang sama, Abdul Hamid salah satu pejabat di BPMPD PP & KB mengatakan, ia mengakui banyaknya kendaraan dinas yang belum dilakukan pembayaran pajak, ia juga membenarkan bahwa dana tersebut sudah dianggarkan.

Menurutnya, pihaknya ditahun 2013 ingin melakukan pembayaran pajak, namun menyusul adanya temuan BPK-RI sebesar 1,3 Milyar, yang tidak dijelaskannya dengan rinci, akhirnya pembayaran tersebut urung dilakukan.

Iya dulu kita sudah mau bayar, anggarannya juga sudah ada, tapi dulu ada temuan BPK sebesar 1,3 M maka akhirnya kita urung membayar pajak kendaraan, ucap Abdul Hamid. (hnd)


Berita Terkait



add images