JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Gaya mabuk-mabukan yang dilakukan oleh pemuda dan pelajar di Tanjab Timur menggunakan obat batuk sachet yang dijual diwarung-warung, saat ini terus dilakukan upaya meminimalisirnya.
Kaban Kesbangpol Linmas Tanjabtim, Abdul Rasid melalui Kabid Binmas, Heri Nazaruddin, terdapat beberapa wilayah yang kalangan pemuda dan pelajarnya menggunakan obat batuk sachet dan lem, sebagai sarana mabuk-mabukan.
"Seperti di Kecamatan Nipah Panjang, Rantau Rasau, Mendahara Ilir, Sabak Barat dan Kecamatan Kuala Jambi," ungkapnya.
Menurutnya, Lima Kecamatan ini sangat rawan pemuda dan pelajarnya menggunakan obat batuk sachet dan lem.
Heri menambahakan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinkes maupun Disperindag Agar ada pemantauan penjualan obat batuk sachet dan lem yang dijual diwarung-warung. Termasuk koordinasi dengan pihak Kecamatan dan pihak Desa.
"Jadi harus ada pengawasan terpadu, tidak dapat hanya kami yang berjalan sendiri," pungkasnya. (yos)
