JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - Kecamatan Nipah Panjang, Rantau Rasau, Mendahara Ilir, Sabak Barat dan Kecamatan Kuala Jambi, dipantau Forkompimda. Pasalnya lima Kecamatan ini merupakan Kecamatan rawan yang kalangan pemuda dan pelajarnya menggunakan obat batuk sachet dan lem, sebagai sarana mabuk-mabukan.
"Lima Kecamatan ini sangat rawan pemuda dan pelajarnya menggunakan obat batuk sachet dan lem," kata Kaban Kesbangpol Linmas Tanjabtim, Abdul Rasid melalui Kabid Binmas, Heri Nazaruddin Senin (19/9).
Disamping harganya yang terjangkau peredaran obat batuk ini pun mudah didapat diwarung-warung.
"Ada indikasi penyalahgunaan obat-obatan kemasan sachet dan lem dikalangan pemuda dan pelajar," urainya.
Berdasarkan data yang diperolehnya dilapangan, alasan kalangan pemuda dan pelajar menggunakan obat batuk sachet dan lem karena tidak harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar. Berbeda dengan harga jual Narkoba yang memang tidak terjangkau untuk dibeli kalangan pemuda dan pelajar.
"Apalagi obat batuk jenis ini dan lem merupakan kepentingan masyarakat dan dijual bebas," pungkasnya.(yos)
