JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Dalam kurun waktu tiga tahun ini, Kota Jambi telah ikut bergabung dalam tiga keorganisasian tingkat internasional. Hal ini tentu mempunyai manfaat yang baik untuk kemajuan Kota Jambi dalam berbagai bidang.
Ketiga organisasi internasional yang diikuti tersebut adalah UCLG ASPAC yang bergerak dibidang Pemerintahan Daerah, UNESCAP di bawah naungan PBB bergerak pada bidang pengolahan sampah, serta organisasi INKLE bergerak pada bidang lingkungan.
Walikota Jambi Sy Fasha, mengatakn, dengan bergabungnya Pemerintah Kota Jambi pada keanggotaan organisasi internasional tersebut, banyak manfaat yang didapatkan bagi Kota Jambi dalam kemajuan dan pengembangan melalui bantuan kucuran dana dari anggota.
"Manfaat yang kita dapatkan dalam kurun waktu tiga tahun ini, sedikitnya lebih kurang Rp1 triliun kita dapat bantuan untuk pembangunan kota, diantaranya pengolahan sampah menjadi energeri terbarukan dan pembangunan IPAL dengan sistem terpusat," kata Fasha, Senin (12/9).
Fasha menyebutkan, beberapa waktu lalu dirinya juga diundang menjadi pembicara pada kongres UCLG ASPAC 2016, di Jeollabuk-do, South Korea. Dimana pada kongres tersebut kota Jambi bersama kota Tangerang Selatan dan Kota Solo terpilih menjadi konsil tingkat internasional pada kongres tersebut.
"Sehingga dengan ini dapat memberikan akses bagi kota Jambi untuk berhubungan dengan Pemerintah Daerah di luar negeri untuk bekerjasama dalam bidang pembangunan melalui dana dari negara donor, dan lembaga-lembaga internasional,ujarnya.
Dalam kongres UCLG ASPAC terebut, Fasha menambahkan, Kota Jambi bekerjasama dalam semua bidang diantaranya infrastruktur, kesehatan, lingkungan, kesehatan, pendidikan, kota pintar.
"Yang tergabung pada kongres itu dipercayakan untuk melaksanakan kegiatan dan menampung semua bantuan donor untuk disalurkan kepada pemerintah daerah, dan dengan keterlibatan ini juga membuat akselerasi pembangunan kota Jambi yang lebih cepat lagi," pungkasnya. (hfz)
